web widgets

Selasa, 04 November 2014

Jadwal Pertandingan Trofeo Berlusconi 6 Nov 2014 (WIB) San Lorenzo akan bertemu AC Milan di San Siro pada ajang Trofeo Berlusconi pada 5 November 2014 Waktu Italia atau 6 November 2014 WIB. Kompetisi persahabatan Trofeo Berlusconi biasanya dilaksanakan pada Agustus sebelum musim baru digelar (pra-musim) antara Milan dan Juventus, tetapi terpaksa tertunda pada musim ini karena tur pra musim.
Rating Rata-Rata Pemain Milan Pada Formasi Awal Musim Ini (GDS) GDS memberi penilaian (ratings) rata-rata kepada pemain Milan yang selalu masuk pada formasi Milan di awal musim ini (2014-2015 & sampai giornata 10 Serie A)
Sudah pada tahu belum 10 Gol Terbaik Inzaghi Untuk AC Milan ? pasti belum pada tahun nih haha kalau belum tahu berarti kurang update tentang milan kamu tuh Seperti yang kita tahu, sebelum menjadi Pelatih Tim Primavera & Senior Milan, Inzaghi dikenal sebagai striker murni dan unik. Tubuh kecil, kurus, skill bermain bola dibawah rata-rata tapi bisa menjadi pemain bola profesional yang melegenda. Inzaghi sosok yang GOKIL, karena tidak pernah merengek minta naik gaji, tidak pernah komplain dijadikan cadangan, tidak pernah berpolemik dimedia, mau siapapun pelatihnya tetap saja penampilannya selalu tajam. Hebatnya lagi coba perhatikan setiap Inzaghi mencetak gol, raut mukanya mencerminkan antusiasme dan semangat yang menggebu-gebu, puluhan ratusan bahkan ribuan kali terjebak offside, tidak membuatnya berhenti berlari mencari ruang untuk mencetak gol bagi klub & negaranya. Stam saja merasa lebih takut berhadapan dengan Inzaghi ketimbang dengan Ronaldo.

Senin, 03 November 2014

Hi, Sobat Forza Indonesia ... Gimana kalian hari ini ??
PREVIEW Serie A Italia: Milan - Palermo Palermo bisa saja membuat kejutan di San Siro jika Milan tak berhati-hati. Palermo bisa mencatat kemenangan kedua mereka di musim ini dengan mengalahkan Chievo. Hasil itu harus diwaspadai Milan yang hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 melawan Cagliari. Palermo sejatinya menunjukkan hasil yang bagus. Keberhasilan menahan imbang Napoli dan Internazionale adalah beberapa kesuksesan di antaranya di musim ini. Bagi Milan, penampilan skuat Giuseppe Iachini bisa menjadi masalah serius bila sedikit saja mereka kehilangan fokus dalam bermain. Masalahnya, itu adalah hal utama yang sering dilakukan Milan di musim ini. Menjaga konsistensi konsentrasi selama 90 menit penuh kerap gagal dilakukan dan hal itu kebetulan bisa dimaksimalkan tim lawan mencuri kesempatan. Tekanan pun harus mulai dirasakan skuat asuhan Filippo Inzaghi menyusul dua hasil imbang sebelumnya. Para pemain tahu mereka harus mulai memberikan kontribusi maksimal dan nyata buat tim. Pemain seperti Fernando Torres dan Stephan El Shaarawy sudah menyatakan tekad untuk itu. Ada pun Milan memiliki modal bagus. Lini serang mereka bisa diandalkan, dengan 18 gol sejauh ini. Tapi lini belakang terlalu rapuh. Prakiraan Susunan Pemain: Milan: Abbiati; Abate, Alex, Rami; De Sciglio; Bonaventura, De Jong, Poli; Honda, Torres, El Shaarawy Palermo: Sorrentino; Munoz, Gonzalez; Andelkovic; Morganella, Bolzoni, Maresca, Barreto, Lazaar; Vazquez, Dybala Prediksi Goal Indonesia: Milan bisa jadi memiliki peruntungan yang lebih baik di laga ini, namun tiga angka harus diraih dengan susah payah.
Filippo Inzaghi Angkat Topi Buat Palermo Inzaghi mengakui AC Milan pantas kalah melawan Palermo yang tampil bagus sepanjang laga. Filippo Inzaghi mengungkapkan Palermo pantas meraih kemenangan atas AC Milan, yang disebutnya sudah tampil kurang mengesankan dinihari tadi. Dengan kekalahan ini, AC Milan kini hanya bisa meraih dua angka dari tiga laga terakhir mereka. "Begitulah sepakbola," kata Inzaghi mengawali wawancaranya, Senin (3/11). "Saya sudah mengatakan kemarin Palermo tim yang berat, bermain sangat bagus di Napoli. Kami tak memulai dengan buruk dengan Andrea Poli dan Fernando Torres nyaris mencetak gol, jadi bila kedua peluang tersebut berujung gol, ceritanya akan berbeda." "Tapi Palermo bisa memecah kebuntuan dan pantas meraih kemenangan. Kami mengangkat topi untuk mereka." Inzaghi menambahkan kekalahan ini bisa dijadikan hal positif buat AC Milan untuk perkembangan yang lebih baik sebagai suatu tim. "Saya mengambil tanggung jawab atas kekalahan ini dan mulai besok, kami harus lebih bekerja keras. Kami tak sabar kembali ke lapangan melawan Sampdoria untuk bisa membalas kekalahan ini," tandasnya.
Ambrosini Kritik Kontribusi Torres di Milan Bola.net - Performa dan kontribusi Fernando Torres yang masih minim di AC Milan mendapat sorotan tajam dari mantan kapten Rossoneri, Massimo Ambrosini. El Nino - julukan striker asal Spanyol itu, memang tak memberi dampak signifikan sejak diboyong dari Chelsea musim panas kemarin dengan status pinjaman selama dua musim. Torres dipercaya tampil 90 menit penuh kemarin lawan Palermo, namun ia gagal memanfaatkan sejumlah dan Milan pun akhirnya tumbang 0-2 di kandang sendiri. Tak ayal Ambrosini pun meragukan kualitas eks bomber Liverpool itu. "Saya katakan jika tim seperti Milan akan selalu bermain dengan striker top. Tapi ia harus tampil lebih baik, Torres perlu berbuat lebih banyak," ucapnya singkat.
Milan Memantau Asier Illarramendi AC Milan dikabarkan tengah melakukan percakapan dengan Real Madrid terkait peminjaman Asier Illarramendi pada bursa transfer Januari mendatang. Pemain tengah yang berusia 24 tahun tersebut berjuang untuk dapat bermain pada musim ini, persaingan pemain tengah di Madrid sangat ketat dan ia kalah saing dengan pemain yang lain, memungkinkan pemain timnas Spanyol tersebut akan meninggalkan Madrid pada Januari mendatang. Seperti yang dilaporkan harian Corriere della Sera, CEO Milan, Adriano galliani akan melakukan pertemuan dengan Illarramendi pada Selasa malam (4/11). I Rossoneri berharap Madrid akan setuju dengan meminjamkan Illarramendi selama enam bulan. Selain itu hubungan antara kedua klub sangatlah dekat, terutama setelah bergabungnya Carlo Ancelotti menjadi pelatih Madrid.
Happy birthday Diego Lopez! Buon compleanno a Diego Lopez!
mo mencetak dua gol dalam rentang waktu 120 detik untuk meraih kemenangan atas tuan rumah Milan. Milan gagal menuai angka di kandang sendiri. Menjamu Palermo di San Siro, Senin (3/11) dinihari WIB, Milan tumbang dengan skor 2-0. Gol bunuh diri dari Cristian Zapata dan Paulo Dybala menjadi penentu kemenangan Palermo atas Milan. Babak I Tampil tanpa diperkuat Riccardo Montlivo, Giacomo Bonaventura dan Sulley Muntari, Milan sudah harus menarik keluar bek andalan Alex yang mengalami cedera otot ketika laga baru berjalan tiga menit. Diego Lopez juga harus membuat penyelamatan penting dengan membendung tendangan Franco Vasquez di menit-menit pertama. Tapi Milan berusaha bangkit. Umpan terobosan Jeremy Menez gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Andrea Poli, sementara sundulan Fernando Torres hanya mengenai jala lawan. Usaha kedua Menez lewat tendangan keras juga masih kurang tepat sasaran. Palermo kembali menekan. Bol tendangan Achraf Lazaar berhasil ditinju Diego Lopez, yang berujung sepak pojok. Bola yang kembali dikirimkan ke kotak penalti salah diantisipasi oleh Zapata, yang membuat gawangnya kecolongan. Bagi Zapata, gol bunuh diri tersebut menjadi yang ketiga buat Milan di musim ini, terbanyak dari yang pernah dicatat tim lain. Tak berselang lama, gawang Diego Lopez kembali kemasukan. Kali ini Paulo Dybala yang melesakkan bola ke gawang lewat tendangan kerasnya. Kiper Spanyol tersebut sempat melakukan penyelamatan kembali jelang laga berakhir dengan membendung tendangan Edgar Barreto, sementara bola kiriman Ezequiel Munoz melear dari gawang. Babak II Tertinggal dua gol dan gagal mendominasi permainan, pelatih AC Milan Filippo Inzaghi melakukan sejumlah pergantian, termasuk mengubah formasi bermain. Stephan El Shaarawy dimasukkan untuk menggantikan Poli, yang pada akhirnya menjadikan formasi bermain AC Milan menjadi 4-2-4. El Shaarawy sempat memberikan ancaman lewat tendangan melengkung, namun arahnya masih sedikit melebar dari gawang Palermo. Ancaman berikutnya diantar El Shaarawy lewat sundulan kepalanya. Stefano Sorrentino terbukti masih sigap mengamankan gawang Palermo. AC Milan terus menekan dan peluang berikutnya diciptakan Riccardo Saponara lewat umpan silang, yang diteruskan Torres dengan sundulan. Hanya saja arahnya masih melebar dari gawang. Dengan tendangan bebas Nigel De Jong bisa dengan mudah diamankan Sorrentino, AC Milan pun harus mengakui kekalahan mereka di San Siro dari Palermo karena hingga berakhirnya waktu normal, tak ada gol balasan tercipta. AC Milan pun harus puas bertahan dengan 16 angka dan untuk saat ini berada di peringkat tujuh klasemen Serie A Italia, dengan Palermo berada di peringkat 13 dengan 12 poin. Susunan pemain: Milan: Diego Lopez; Abate, Alex (Zapata 3), Rami, De Sciglio; Poli (El Shaarawy 46), De Jong, Saponara; Honda (Pazzini 68), Torres, Menez Palermo: Sorrentino; Munoz, Gonzalez, Andelkovic; Morganella, Bolzoni, Maresca (Ngoyi 67), Barreto, Lazaar; Dybala (Quaison 88), Vazquez (Belotti 85)

Jumat, 31 Oktober 2014

A.C. Milan -
AC Milan Rencanakan Uji Coba Kontra Manchester United Tak memiliki aktivitas di pentas Eropa, Milan berencana menggelar partai uji coba melawan United awal tahun depan. AC Milan tengah menjajaki kemungkinan untuk melakukan laga persahabatan menghadapi Manchester United di pembukaan tahun 2015. Kedua klub tersebut tak terlibat dalam kompetisi Eropa musim ini, untuk itu direktur Rossonerri, Umberto Gandini mengonfirmasi akan mencanangkan uji coba ini dalam pertengahan pekan bulan Januari mendatang. "Ini [uji coba] adalah suatu hal yang sidah kami bahas dalam beberapa pekan terakhir dan kami memiliki komitmen untuk dapat mewujudkan hal itu," ujar Gandini dikutip Press Association Sport. Spekulasi menyebutkan bahwa laga ini akan berlangsung di salah satu negara di Timur Tengah dan kemungkinan mengambil tanggal 28 Januari, sebab kedua klub tak memiliki bentrok jadwal dengan turnamen lain. (GOAL.COM)
AC Milan Rencanakan Uji Coba Kontra Manchester United Tak memiliki aktivitas di pentas Eropa, Milan berencana menggelar partai uji coba melawan United awal tahun depan. AC Milan tengah menjajaki kemungkinan untuk melakukan laga persahabatan menghadapi Manchester United di pembukaan tahun 2015. Kedua klub tersebut tak terlibat dalam kompetisi Eropa musim ini, untuk itu direktur Rossonerri, Umberto Gandini mengonfirmasi akan mencanangkan uji coba ini dalam pertengahan pekan bulan Januari mendatang. "Ini [uji coba] adalah suatu hal yang sidah kami bahas dalam beberapa pekan terakhir dan kami memiliki komitmen untuk dapat mewujudkan hal itu," ujar Gandini dikutip Press Association Sport. Spekulasi menyebutkan bahwa laga ini akan berlangsung di salah satu negara di Timur Tengah dan kemungkinan mengambil tanggal 28 Januari, sebab kedua klub tak memiliki bentrok jadwal dengan turnamen lain. (GOAL.COM)
Sampdoria Ingin Pulangkan Giampaolo Pazzini Pazzini yang jarang mendapat kesempatan bersama skuat utama Milan berpeluang hijrah kembali ke Sampdoria. Sampdoria membuka peluang mereka untuk dapat kembali merekrut Giampaolo Pazzini, yang saat ini statusnya mulai terpinggirkan di skuat AC Milan. Pazzini sempat merumput bersama Blucerchiati sebelum hijrah ke Internazionale di awal 2011, kemudian bergabung dengan Milan semusim berikutnya namun jarang mendapat kesempatan bermain. Bahkan sang istri sempat mengkritik kebijakan allenatore Filippo Inzaghi. Leggo menyebutkan bahwa pemain 30 tahun itu berpeluang besar hengkang dari San Siro pada Januari mendatang, sementara kontraknya sendiri bersama Rossonerri baru usai di penghujung musim ini. Menanggapi potensi kehilangan Pazzini, Milan berencana memanggil kembali Alessandro Matri dari masa peminjamannya bersama Genoa. (GOAL.COM)
Jeremy Menez Tegaskan Target AC Milan Menez berpendapat AC Milan memiliki skuat yang tepat untuk bisa mewujudkan target bermain di Liga Champions musim depan. Jeremy Menez melihat AC Milan tidak memiliki alasan untuk tidak ambil bagian di kompetisi Liga Champions musim depan. Hal itu diungkapkan Menez setelah AC Milan bisa menduduki peringkat tiga klasemen umum Serie A Italia sebelum digeser Lazio kemarin. "Akan sangat disayangkan bila kami tak bisa lolos bermain di Liga Champions, terutama bila melihat komposisi tim yang kami punya," kata Menez, Sabtu (1/11). "Saya tak tahu apakah kami bisa bersaing untuk gelar liga, tapi Serie A juga sedikit aneh sejauh ini." "Juventus dan AS Roma adalah tim terkuat, tapi tidak ada yang pasti di sepakbola, jadi kami akan berjuang hingga akhir dan kemudian kita lihat saja nanti." "Yang bisa saya katakan di Milanello, semuanya tersenyum, kami grup yang hebat dan kami memiliki atmosfer yang bagus di ruang ganti," tandasnya.
Logo Resmi Piala Dunia 2018 Rusia, keren nihh logo nya
Arrigo Sacchi: Marco Van Basten Striker Terbaik Sacchi mengaku Van Basten memiliki pengaruh besar dalam petualangannya bersama Milan. Mantan arsitek AC Milan Arrigo Sacchi menegaskan Marco van Basten tetap striker terbaik sepanjang masa. Sacchi dan Van Basten pernah bekerja sama di San Siro dengan hubungan pelatih-pemain di era 1980-an dan menyabet sederet gelar bergengsi. Dalam wawancara dengan portal Belanda Voetbal International, Sacchi masih ingat betul kemampuan Van Basten bersama I Rossoneri. “Marco van Basten tetap striker terbaik sepanjang masa menurut saya. Tidak ada penyerang lain yang bekerja sekeras dia di Milan. “Saya ingat semua tentang keanggunannya, sopan santun dan kualitas luar biasa. Saya ingat ketika dia pertama tiba di Milan: dia masih sangat muda dengan bakat yang besar,” kenang Sacchi. “Itu sebuah perubahan besar untuknya dan Ruud Gullit untuk datang ke Italia dari Belanda. Marco sangat antusias, tapi sayang dia bermain sangat sedikit di musim pertama karena cedera engkel. “Di tahun berikutnya dia memenangkan Ballon d’Or tiga kali dan saya masih sangat bangga kepadanya untuk itu. Van Basten memiliki pengaruh besar dalam petualangan pertama saya di Milan berkat gol-golnya. “Saya dapat mengatakan Milan di akhir 1980-an merupakan salah satu tim luar biasa dalam sejarah sepakbola. “Tiga pemain Belanda fenomenal dan memiliki kualitas. Marco juga pelajar sepakbola dan kami sering berdiskusi
Pemulihan Riccardo Montolivo Berjalan Lancar AC Milan mendapat kabar gembira tentang pulihnya Riccardo Montolivo dari cedera yang ia alami sebelum Piala Dunia 2014. AC Milan mendapat kabar gembira tentang pulihnya Riccardo Montolivo dari cedera yang ia alami sebelum Piala Dunia 2014. Gelandang Italia ini mengalami retak tulang tibia pada 31 Mei, saat negaranya menghadapi Republik Irlandia di ajang pemanasan. Ia pun terpaksa melakoni operasi dua hari setelahnya. Walau begitu, Rossoneri telah mengumumkan, rehabilitasi Montolivo berjalan dengan lancar. "AC Milan ingin mengabarkan bahwa Riccardo Montolivo mengunjungi profesor Herbert Schoenhuber dan Riccardo Accetta, dua ahli bedah yang mengoperasinya pada 2 Juni lalu," ujar pihak klub. "Hasil dari kunjungan medis itu positif dan retak tibianya telah pulih. Montolivo sekarang akan memulai persiapan fisik sebelum kembali berlatih bersama rekan setimnya." Milan sekarang ada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A. Kembalinya Montolivo berpotensi jadi dorongan besar bagi laskar Filippo Inzaghi. (sumber goal.com)
Filippo Inzaghi Bela Performa Fernando Torres Pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, membela performa buruk yang terus ditujukkan pada Fernando Torres. AC Milan memetik hasil negatif di Sant'Elia markas Cagliari, setelah hanya bisa bermain imbang 1-1. Dalam partai itu sosok striker Setan Merah, Fernando Torres, kembali jadi sorotan. Bukan lantaran tampil gemilang, namun performa buruknya yang secara konsisten hadir. Dipasang sebagai starter, performa loyo Torres mengharuskannya ditarik pada menit ke-78. Tak ingin terus-menerus anak buahnya tersebut diterpa badai kritik, pelatih I Rossonerri, Filippo Inzaghi, kemudian pasang badan. "Kali terakhir, kritiknya terbalik dari yang saat ini. Saya sejatinya berharap penyerang tengah macam Torres membuat striker lain bisa masuk kotak penalti lawan, tapi tim Zdenek Zeman memang selalu sulit dilawan," ujar Inzaghi, seperti dikutip La Gazzetta dello Sports. "Kami perlu berbenah, namun bisa dibilang juga jika tak seorang pun mengira kami bakal di posisi ketiga pada tahapan musim saat ini. Kami tak boleh melihat tabel klasemen sekarang karena itu tak benar. Kami harus terus berkembang, laga demi laga secara perlahan," tutupnya bijak. (sumber : goal.com)
Alex: AC Milan Bisa Bersaing Di Puncak Walau AC Milan gagal meraih poin penuh dalam dua laga terakhir, Alex yakin mereka masih bisa meraih posisi bergengsi di akhir musim. Walau AC Milan gagal meraih poin penuh dalam dua laga terakhir, Alex yakin mereka masih bisa meraih posisi bergengsi di akhir musim. Rossineri baru saja meraih hasil imbang 1-1 dengan Fiorentina setelah ditahan dengan skor yang sama oleh Cagliari, beberapa hari sebelumnya. Walau begitu, bek Brasil ini masih tetap optimistis. "Ini bukan laga yang mudah bagi kami dan Cagliari memiliki waktu istirahat lebih banyak," ujar Alex pada Milan Channel. "Ini menjadi poin penting bagi kami, tapi sekarang kami harus mempersiapkan diri melawan Palermo karena kami ingin menang." "Mereka adalah lawan yang kuat, jadi kami harus berhati-hati sejak menit awal. Kami harus bermain dengan kekuatan karena kemenangan sangat penting bagi kami." "Kami kehilangan empat poin dalam laga Fiorentina dan Cagliari, tapi kami hanya terpaut enam poin dari Juventus dan Roma. Saya pikir kami masih bisa berkembang dan bersaing untuk posisi puncak di liga," tandas eks bek Chelsea dan PSG ini. Milan kini ada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A.(sumber: goal.com)
Happy birthday, Selamat Ulang Tahun, Buon Compleanno Marco Van Basten. Yang ke 50 tepat di hari ini (31Oktober 1964 - 31 Oktober 2014)

Kamis, 30 Oktober 2014

Setelah hasil imbang yang diraih oleh Milan saat melawan Cagliari (1-1), dan yang tidak kalah menghebohkan Juventus berhasil dikalahkan oleh Genoa (1-0), Roma berhasil mengalahkan Cesena (2-0), Sampdoria pun tumbang ditangan Inter (1-0), menghasilkan Milan berada di posisi ke 3 di klasemen sementara, namun hal itu masih harus menunggu Lazio vs Hellas Verona yang belum bertanding di Giornata ke 9, Berikut klasemen Sementara Giornata 9 (Minus Lazio VS Hellas Verona yang belum bertanding
Istri Ricardo Kaka Direbut Pria Lain? VIVAbola - Hubungan Ricardo Kaka dengan Caroline Celico kembali diterpa gosip panas. Beredar kabar bahwa Celico mulai berpaling dari Kaka. Disebut-sebut, Celico tengah menjalin hubungan dengan pria bernama Fernando Bento, yang tak lain juru bicaranya sendiri. Isu ini muncul setelah Celico mengumbar kemesraan dengan Bento di akun Instagramnya, demikian dilansir Caughtoffside. Meski mengakui bahwa sang pria adalah temannya, namun terlihat jelas kemesraan di antara keduanya. Celico bahkan tak takut untuk menyebut Bento sebagai kekasihnya. "Hari ini sangat membenci teman saya, rekan sepanjang masa, yang saya menikmati bekerja dengannya. Ferbento hanya satu yang Anda tahu betapa baiknya Anda, pahlawan, kekasih, teman dan pekerja keras! Saya mencintaimu dan saya akan selalu ada untukmu! #selamatulangtahunferbento," tulis Celico dalam akun instagramnya. Postingan Celico pun ditanggapi oleh Bento. "Cintaku! Terima kasih menjadi bagian dalam hidup saya dan membuat semuanya menjadi lebih baik! Terima kasih! Cinta kamu @cacelico," jawab Bento dengan akunnya @ferbento. Entah apa reaksi Kaka melihat kemesraan istrinya dengan Bento. Status sang pria pun hingga saat ini belum jelas apakah hanya sebatas teman kerja atau lebih. Yang pasti, kemesraan Celico dengan Bento memicu emosi dari fans Kaka. Salah satu pengikut Celico menulis bahwa Kaka tak akan suka dengan hal ini. Sedangkan satu akun lain menyindir Celico dengan mempertanyakan apakah Bento suami keduanya. Hubungan Celico dan Kaka dikabarkan tengah tak harmonis. Pada pertengahan tahun ini, keduanya kedapatan menghabiskan liburan secara terpisah. Bahkan, Celico sempat mencurahkan isi hatinya lewat media sosial tentang perasaannya saat itu.
Laporan Pertandingan: Cagliari 1-1 AC Milan Cagliari dan AC Milan berbagi poin di laga yang berjalan alot ini. AC Milan harus puas berbagi angka dengan Cagliari di mana kedua tim menuntaskan pertandingan dengan skor sama kuat, 1-1, di San Elia, Kamis [30/10] dinihari WIB. Tambahan satu angka ini memposisikan Rossoneri di peringkat ketiga klasemen sementara denga nilai 16. Sementara Cagliari bertengger di urutan ke-14 dengan mengantungi sembilan angka. Babak pertama Laga baru berjalan dua menit Victor Ibarbo sudah membuat degup jantung fans Milan berdebar saat sepakannya untungnnya secara cermat dapat dibaca dengan baik oleh Adil Rami yang melakukan blokade. Namun, tidak demikian pada menit ke-24. Christian Abbiati memungut bola dari dalam gawangnya setelah Ibarbo menanduk bola, hasil kreasi dari Marco Sou. Bahkan tuan rumah bisa saja menggandakan kedudukan andai peluang yang diciptakan oleh duo kreator gol pembuka, Sou dan Ibarbo, tidak ditepis dengan sigap oleh Abbiati. Sepuluh menit sebelum kedua tim minum di ruang rehat, Giancomo Bonaventura akhirnya membuat Milan kembali selevel. Umpan empuk dari Keisuke Honda dapat diselesaikan Bonaventura dengan apik. Skor 1-1 ini bertahan sampai wasit menutup paruh pertama, Babak kedua Sepanjang babak kedua masing-masing cenderung tampil berimbang. Di awal-awal 45 menit kedua, Honda mendapatkan kesempatan bagus, meski sepakannya dapat diblok. Di pengujung laga Milan punya momentum untuk meraih tripoin ketika sepakan Nigel de Jong hanya melenceng tipis dari target. Wasit pun meniup peluit panjang dengan keadaan skor yang tak berubah dari babak pertama tadi. Susunan pemain Cagliari XI: Cragno; Balzano, Rossettini, Ceppitelli, Avelar; Crisetig, Conti, Ekdal; Ibarbo, Sau, Cossu. Milan XI: Abbiati; Abate, Alex, Rami, De Sciglio; Bonaventura, De Jong, Muntari; Honda, Torres, El Shaarawy.

Senin, 27 Oktober 2014

FULL TIME AC Milan 1 - 1 Fiorentina Gol : 1 dari De jong dan 1 dari Josip Ilicic apa pendapat kalian mengenai permainan Milan ?
Selebrasi khas De Jong ketika berhasil mencetak gol ke gawang Fiorentina

Minggu, 26 Oktober 2014

JANGAN TERLEWATKAN PERTANDINGAN DI GIORNATA 8 SERIE A !! AC MILAN VS FIORENTINA SENIN DINI HARI, 27 OKTOBER 2014, JAM 01:45 WIB LIVE DI KOMPAS TV

Sabtu, 25 Oktober 2014

Liverpool segera merekrut Ignazio Abate !! Bek kanan AC Milan, Ignazio Abate menjadi target transfer untuk Liverpool, menurut laporan di Inggris. Kontrak Abate bersama Rossoneri berakhir di musim panas nanti, meskipun bek berusia 27 tahun tersebut menyatakan ingin tinggal di San Siro lebih lama lagi, namun ada masalah baru yang belum terselesaikan,
PERKIRAAN FORMASI PADA PERTANDINGAN MILAN VS FIORENTINA sumber dari GDS Honda dan para pemain Milan lainnya siap mencetak gol demi gol untuk kemenangan Milan selanjutnya nihh
Berlusconi: Juventus dan AS Roma Mempermalukan Harga Diri Serie A Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi kabarnya mengeluh tentang kekalahan Roma dan Juventus di ajang Liga Champions bahwa akan menurunkan harga diri sepak bola Italia . Juventus dikalahkan 1-0 di Athena oleh Olympiakos , sementara Roma mengalami penghinaan di tangan juara Jerman Bayern Munich dengan skor 7-1 di depan fans mereka sendiri . Hasil ini kabarnya telah membuat frustrasi Presiden Milan dan mantan Perdana Menteri Italia . "Roma dan kekalahan Juventus (terutama Roma), telah menurunkan harga diri sepak bola Italia. Parameter klub italia menurun dan tidak hanya itu, klub-klub Italia kehilangan posisi di peringkat Eropa. Sebuah kekalahan seperti Roma telah menurunkan nilai pemain yang bermain di Liga kami," Ungkap Berlusconi yang dikutip oleh Corriere della Sera.

Jumat, 24 Oktober 2014

Abate : Saya Akan Mengakhiri Karir Di Milan Ignazio Abate menegaskan bahwa dia akan mengakhiri karirnya bersama Rossoneri. Kabar beredar bahwa dia akan meninggalkan klub yang membesarkannya itu mengingat kontraknyaakan berakhir pada Juni 2015. Dan hingga saat ini, belum jelas apakah manajemen Il DiavoloRosso akan memperpanjang kontraknya atau tidak. “Prioritas saya adalah Milan, saya akan tetap di sini selama mungkin. Ini rumah saya, meski Andatahu dalam sepak bola segalanya bisa berubah. Saya ingin tinggal di sini dan mengakhiri karirsaya. Saya tak bisa mengenakan jersey klub lain di Italia,” kata Abate. Meski menyatakan akan mengakhiri karirnya di AC Milan, pemain berusia 27 tahun itumengungkapkan hal yang mengejutkan. Dia mengatakan bahwa dia hampir bergabung denganAS Roma sebelum Leonardo memimpin skuat I Rossoneri. Pemain yang terkenal karena memilikikecepatan itu merasa frustasi karena tak mendapatkan kesempatan di AC Milan. “Leonardo begitu krusial. Tahun 2009, saya pikir saya akan pergi saat Roma menginginkan saya. Kemudian Leonardo memainkan saya sebagai full­back. Dia sedikit mengubah mentalitas klub, fokus pada para pemain muda,” ungkap Abate. Abate memulai karirnya bersama Milan Junior sejak 1999 hingga 2004 dan telah dipinjamkan keberbagai klub Italia seperti Empoli, Piacenza dan Torino. Dia telah bermain lebih dari 140 kali untuk AC Milan dan telah mengoleksi 21 caps dan 1 gol untuk Timnas Italia.
MR. PIPPO INZAGHI , Sang Juru Selamat AC Milan ? Siapa yang tidak kenal dengan mantan pesepakbola timnas italia yang pernah memperkuat Parma, Atalanta, Juventus dan AC Milan ini? Semasa menjadi pemain, Pippo (sebutan akrab Inzaghi) dikenal sebagai striker oportunis bernomor punggung 9. Bersama klub terakhirnya yaitu AC Milan, Pippo telah memenangkan berbagai gelar kejuaraan, yang masih teringat jelas ketika menjadi protagonis di Final Liga Champions tahun 2007 ketika itu dia menyumbangkan 2 gol ke gawang Liverpool dan mempersembahkan gelar juara eropa ke 7 untuk AC Milan. Pada saat memutuskan pension pada akhir musim 2011-2012, Pippo menyatakan bahwa dia tidak ingin meninggalkan AC Milan, hal itu dibuktikan dengan menolak tawaran di klub lain dan memilih untuk menjadi pelatih tim junior AC Milan Allevi Nazionali. Saat melatih AC Milan Allevi NAzionali, Pippo sukses mempersembahkan gelar juara U-15 dan menjadikan Hachim Mastour sebagai pemain penentu bahkan Pippo dianggap dapat membaca bakat-bakat pemain muda di tim junior AC Milan saat itu. Satu tahun kemudian, Pippo diangkat menjadi pelatih AC Milan Primavera U-20 dan kembali sukses memberika gelar juara Veraggio Cup dan kembali mengorbitkan pemain- pemain muda AC Milan seperti Andrej Modic, Benedicic, Bryan Cristante dan Mastalli. Atas dasar itu, manajemen AC Milan yang saat itu kehilangan kepercayaan kepada Clarence Seedorf yang melatih tim senior AC Milan, di musim 2014-2015 berani menjadikan Pippo sebagai pelatih tim senior dengan squad seadanya. Awalnya banyak pihak yang meragukan Pippo sebagai pelatih tim senior dikarenakan pada saat tour pra musim, AC Milan mendapatkan hasil yang mengecewakan. Namun pada giornata 1 melawan Lazio di San Siro, secara mengejutkan tim asuhan Pippo berhasil menang dengan skor 3-1. Hal itu menjadi bukti bahwa Pippo dapat menerapkan strategi yang tepat dan menaikkan moral serta mental juara AC Milan yang hilang. Meskipun pada saat ini AC Milan masih berada di posisi 4 klasemen dengan 4 kemenangan, 2 seri dan 1 kalah, AC Milan menjadi tim terproduktif di Liga Italia Serie A. Pippo berhasil menerapkan sepak bola offensive dan menjadikan pemain-pemain yang sebelumnya dianggap meragukan, namun kini berada dalam top perform. Contohnya yaitu Keisuke Honda yang dianggap akan gagal beradaptasi, namun berkat racikan Pippo, Honda menjadi pemain penentu dan pencetak gol terbanyak sementara AC Milan dengan jumlah 6 gol dan juga 3 assist. Kini, harapan besar berada di pundak Pippo. AC Milan mematok harus kembali bermain di Liga Champion di musim selanjutnya dan hal itu sangat mungkin jika Pippo berhasil membuat tim asuhannya konsisten di sepanjang musim ini.
Preview: AC Milan vs Fiorentina, Kans Tiga Besar Bola.net - AC Milan berpeluang besar meraup tiga poin kala menjamu Fiorentina di San Siro, hari Minggu (26/10) besok. Rossoneri dalam keadaan siap tempur dan memiliki modal mentereng untuk menjamu La Viola kali ini. Sejak ditumbangkan oleh Juventus, Milan belum pernah kalah dalam 4 laga. Bahkan, dua laga terakhirnya mereka lewati dengan kemenangan atas Chievo di San Siro dan Verona di Marc Antonio Bentegodi. Selain itu, amunisi-amunisi di lini depan Milan juga tak sabar untuk segera menyalak lagi, khususnya Fernando Torres dan Keisuke Honda. Torres sudah penasaran untuk segera membuktikan bahwa dirinya masih bisa menjadi andalan Rossoneri di lini depan. Sementara itu Honda termotivasi untuk menambah pundi-pundi golnya. Sejauh ini, ia menjadi top skor pasukan Filippo Inzaghi itu dengan koleksi enam gol. Keharmonisan skuat Milan juga tengah meninggi. Para pemain dan pelatih kini merasakan aura yang positif dalam tim mereka. Selain itu, dalam pertandingan nanti, semua pemain bisa diturunkan kecuali Riccardo Montolivo yang masih cedera. Sementara itu, kubu Fiorentina tak tampak terlalu bagus. Sejauh ini, secara umum performa La Viola di Serie A masih angin-anginan. Kemungkinan besar, hal itu terjadi karena mereka harus membagi konsentrasi dan tenaganya di Liga Europa. Contohnya dalam dua laga terakhir yang dilangsungkan di Artemio Franchi. Menjamu Inter Milan mereka menang 3-0. Namun, ketika menjamu Lazio mereka justru tumbang dengan skor 0-2. Rekor mereka di laga tandang musim ini juga tak terlalu mendukung. Dari tiga laga, mereka menang sekali, kalah sekali dan seri sekali. Namun, raihan positif justru dipetik di level Eropa. Di dua laga terakhirnya di kandang lawan, mereka berhasil meraup poin penuh. Sementara itu, amunisi pasukan Vincenzo Montella tersebut nyaris lengkap. Hanya ada dua pemain yang masih cedera. Namun gawatnya dua pemain itu adalah dua pemain andalan mereka di lini depan, yakni Mario Gomez dan Giuseppe Rossi. Untungnya, Khouma Babacar masih bisa diandalkan oleh Montella. Laga ini akan menjadi kesempatan bagi Milan untuk meraup tiga poin, apalagi jika strategi serangan balik mereka bisa dieksekusi dengan sempurna. Tambahan tiga poin itu akan mengatrol posisi mereka ke peringkat 3 klasemen. Dengan catatan, Sampdoria bertekuk lutut di hadapan AS Roma. Sementara itu, kemenangan tampaknya akan cukup sulit didapatkan Fiorentina di San Siro, terlebih karena tenaga mereka baru saja terkuras di Liga Europa. Namun, mereka masih memiliki harapan mendapat hasil positif jika aksi individual para pemainnya seperti Khouma Babacar bisa menghasilkan gol seperti yang dilakukannya lawan Inter. Selain itu, mereka juga harus bisa menangkal serangan balik Rossoneri yang amat tajam. 1. Perkiraan Susunan Pemain AC Milan (4-3-3): Abbiati; Abate, Alex, Rami, Sciglio; Bonaventura, Jong, Muntari; Honda, Torres, El Shaarawy. Fiorentina (4-3-1-2): Neto; Tomovic, Savic, Rodriguez, Alonso; Aquilani, Pizarro, Valero; Fernandez; Babacar, Cuadrado. 2. Data dan Fakta - AC Milan memenangkan 68 dari 148 pertemuan mereka dengan Fiorentina di Serie A. - AC Milan sejauh ini telah mencetak 223 gol ke gawang Fiorentina di Serie A. Jumlah itu lebih banyak dari klub Italia manapun. - Sebelum meraih kemenangan terakhirnya kontra Fiorentina, Milan justru gagal memenangkan lima pertemuan sebelumnya dengan klub tersebut. - Fiorentina selalu berhasil menang lawan AC Milan di San Siro dalam tiga laga terakhirnya. - Fiorentina mencetak tujuh gol dalam tiga laga tandang terakhirnya kontra AC Milan. - AC Milan tak terkalahkan dalam empat laga terakhirnya. - Ini adalah start terbaik AC Milan di Serie A sejak musim 2010/2011 lalu. Kala itu, mereka akhirnya sukses merebut Scudetto. - Rossoneri menjadi tim paling haus gol di Serie A musim ini (16 gol). Namun, mereka juga sudah kebobolan tiga kali melalui sundulan lawan. - 60 persen dari gol Fiorentina tercipta dari luar kotak penalti (3 gol dari total 5). - Giampaolo Pazzini sukses membobol gawang lawan sebanyak lima kali dari tujuh laga terakhirnya di Serie A kontra La Viola. - Borja Valero baru dua kali tampil di San Siro dan selalu berhasil mencetak gol. 3. Head to Head 26/03/14 Fiorentina 0-2 AC Milan (Serie A) 02/11/23 AC Milan 0-2 Fiorentina (Serie A) 07/04/13 Fiorentina 2-2 AC Milan (Serie A) 11/11/12 AC Milan 1-3 Fiorentina (Serie A) 07/04/12 AC Milan 1-2 Fiorentina (Serie A) 4. Lima Laga Terakhir Kedua Tim AC Milan (M-M-S-S-K) 19/10/14 Hellas Verona 1-3 AC Milan (Serie A) 04/10/14 AC Milan 2-0 Chievo Verona (Serie A) 28/09/14 Cesena 1-1 AC Milan (Serie A) 23/09/14 Empoli 2-2 AC Milan (Serie A) 20/09/14 AC Milan 0-1 Juventus (Serie A) Fiorentina (M-K-M-M-S) 23/10/14 P.T. FC 0-1 Fiorentina (Liga Europa) 19/10/14 Fiorentina 0-2 Lazio (Serie A) 05/10/14 Fiorentina 3-0 Inter Milan (Serie A) 02/10/14 D. Minsk 0-3 Fiorentina (Liga Europa) 28/09/14 Torino 1-1 Fiorentina (Serie A) 5. Komparasi Skuat AC Milan Rata-rata umur skuat: 27 tahun Pemain termuda: H. Mastour (16 tahun) Pemain tertua: C. Abbiati (37 tahun) Pemain di bawah 21 tahun: 5 pemain Pemain asing: 14 pemain Pemain non-Eropa: 6 pemain Fiorentina Rata-rata umur skuat: 26,6 tahun Pemain termuda: G. Mancini (18 tahun) Pemain tertua: C. Lupatelli (36 tahun) Pemain di bawah 21 tahun: 6 pemain Pemain asing: 25 pemain Pemain non-Eropa: 16 pemain Milan berada di atas angin jika merujuk pada performa mereka di Serie A saat ini. Dengan permainan menyerangnya, mereka menjadi tim paling produktif di Serie A. Tren permainan mereka juga tengah meningkat. Di sisi lain, jika melihat performa di Serie A, Fiorentina seperti tak memiliki harapan menang. Namun, jika melihat rekor-rekor pertemuan mereka dengan Milan sebelumnya di San Siro, bisa saja mereka membuat kecewa Rossoneri di akhir laga. Namun, mengingat kini La Viola juga baru saja berlaga di Liga Europa, kondisi fisik mereka tak fit 100 persen. Jadi, Bolanet memprediksi bahwa Milan akan berjaya di laga kali ini dengan skor 3-1.
Fernando Torres & Michael Essien Vital Bagi AC Milan Fernando Torres dan Michael Essien mendapatkan rapor bagus di musim 2014/15 ini. Kontribusi Fernando Torres dan Michael Essien bagi AC Milan pada musim ini dianggap vital bagi laju positif tim. Meski pada faktanya Torres tidak segemilang Essien sejak mengawali musim 2014/15 ini, tapi keduanya dinilai sudah dan akan memberi pengaruh tak terduga bagi klub. "Fernando Torres benar-benar seorang pemain yang penting bagi kami. Di lapangan pergerakannya sangat baik, jadi kami bahagia dia berada di kubu kami," ulas Sulley Muntari, gelandang Rossoneri. "Juga Michael Essien yang merespons dengan baik, dia mewujudkan kekuatan di tim ini karena setiap pemain yang menguasai lapangan di babak kedua bekerja dengan luar biasa." "Kami harus tetap membumi dan terus mempertahankan performa bagus kami," tambah gelandang Ghana tersebut.
Luciano Spalletti Tak Terkejut Keisuke Honda Impresif Bareng AC Milan Keisuke Honda sejauh ini mampu tampil kontributif bagi AC Milan dan Luciano Spalletti menilai lumrah untuk pemain sekelasnya. Mantan pelatih Zenit St Petersburg Luciano Spalletti mengaku tidak terkejut melihat kesuksesan Keisuke Honda bersama klub anyarnya AC Milan di musim ini. Eks personel CSKA Moskwa ini terus tampil melejit bersama Rossoneri sejak mengawali kampanye 2014/15 ini. "Ketika kami menghadapinya dia mencetak banyak gol," kenang Spalletti, yang benar-benar merasakan kualitas Honda ketika keduanya masih bernaung di Liga Rusia. "Apa yang membuat saya terkesan padanya, dia itu tidak pernah kehilangan bola. Dia tahu kapan mempertahankan segala sesuatunya menjadi sederhana, tapi dia juga bisa bermain dengan lebih menjelajah." "Dia selalu paham apa yang akan terjadi di sekitarnya. Di Piala Super Rusia tahun lalu, dia mengemas dua gol menghadapi kami, keduanya dari sepakan bebas. Dia seorang pemain hebat dan punya pribadi yang bagus, jadi saya tidak terkejut melihat dia tampil menawan." "Saya kira sepakbola Italia mungkin akan terbukti sulit baginya, namun dia membangun dirinya sendiri dengan baik," tandasnya.
De Sciglio Ingin Jadi Il Capitano Milan Bola.net - Bek muda AC Milan, Mattia De Sciglio, berharap suatu saat nanti dirinya bisa menjadi pemimpin alias Kapten skuat Rossoneri. Hal tersebut diucapkannya sebagai respon atas rumor yang menyebutkan bahwa dirinya diincar oleh Real Madrid. Pemain berusia 22 tahun tersebut mengaku teranjung tim sekelas El Real tertarik kepadanya. Namun, dengan tegas ia menampik Madrid dan menyatakan hasratnya untuk terus memperkuat Milan. "Saya fokus pada Milan. Jika rumor itu memang benar, maka tentu saja saya senang. Namun saya memiliki rencana lain di masa depan," ucapnya pada Corriere della Sera. Bek Timnas Italia itu menambahkan, dirinya ingin bertahan di Milan dan berharap bisa menjadi Il Capitano Rossoneri suatu saat nanti. "Saya mencoba untuk belajar dari para pemain berpengalaman di ruang ganti seperti Christian Abbiati, Daniele Bonera dan Riccardo Montolivo, yang merupakan pemimpin di dalam tim ini. Akan jadi suatu kehormatan bagi saya bila suatu saat nanti menjadi Kapten Milan. Menjadi mereka yang memimpin tim mengangkat trofi? Satu lagi alasan untuk terus memakai seragam Milan," tegasnya
De Siglio Bersyukur Kembali Dimainkan Sebagai Bek Kiri Bola.net - Mattia De Sciglio mengaku sangat senang Filippo Inzaghi kembali memainkannya sebagai bek kiri di AC Milan. De Sciglio sebenarnya pemain yang serba bisa. Ia bisa ditempatkan sebagai fullback kiri maupun kanan. Ia juga bisa bermain sebagai bek sentral. Musim lalu, saat Milan dilatih Clarence Seedorf, ia lebih sering ditempatkan sebagai bek kanan. Musim ini setelah kursi pelatih diduduki oleh Inzaghi, sejumlah perubahan dilakukan, termasuk mengembalikan De Sciglio kembali ke posisi bek kiri. Pemain berusia 22 tahun itu pun mengaku sangat senang bisa kembali ke posisi favoritnya tersebut. "Saya merasa seperti di rumah sendiri di posisi bek kiri. Saya mengandalkan kaki kanan, dan saya juga bisa bermain di sektor sayap. Namun di Timnas Italia saya bermain di sisi kiri juga," ujar De Sciglio pada Corriere della Sera. "Jadi, anggap saja posisi bek kiri itu membantu saya untuk menampilkan kontinuitas dalam permainan saya," pungkasnya.
Milan Kembali Harmonis, De Sciglio Sanjung Inzaghi Bola.net - Defender AC Milan, Mattia De Sciglio memberikan sanjungan kepada Filippo Inzaghi yang telah berhasil mengembalikan keharmonisan dalam skuat Rossoneri. Milan terpuruk di posisi ke-8 Serie A musim lalu. Manajemen Rossoneri langsung berbenah dan di awal musim ini menunjuk Inzaghi sebagai pelatih anyarnya. Hasilnya pun cukup memuaskan. Dari 7 laga yang telah dilalui Milan, mereka meraup 4 kemenangan, dua hasil seri dan hanya sekali kalah. Rossoneri juga menjadi tim tersubur di Italia saat ini. Selain itu, Inzaghi juga berhasil membawa aura positif dalam klub tersebut. De Sciglio pun akhirnya memuji kualitas pelatih 41 tahun tersebut. "Dia (Inzaghi) mambangun grup ini, dan juga kebersamaan dalam tim, yang sempat hilang musim lalu. Jika Anda kompak di luar lapangan, maka Anda akan melihat hasilnya di dalam pertandingan juga," tutur De Sciglio pada Corriere della Sera. "Kualitas utamanya? Dia bisa menularkan rasa antusiasmenya pada kami juga. Dia meminta komitmen kami dan ketersediaan kami. Namun dia juga sangat permisif daripada yang Anda kira. Karena dia dulu seorang pemain, dia juga mengerti kebutuhan kami," pujinya.

Kamis, 23 Oktober 2014

Torres and Van Ginkel sedang berlatih belatih di gym, semangat selalu dalam mengembalikan performa terbaik kalian
AC Milan Negosiasikan Leonel Vangioni Pihak AC Milan telah berjumpa dengan manajemen River Plate perihal keinginan mereka mendatangkan Leonel Vangioni. AC Milan dilaporkan telah membuka pembicaraan dengan bek River Plate Leonel Vangioni. Sebagaimana dilansir Sky Italia, Milan berambisi menyuntikkan skuat mereka sosok bek kidal anyar pada Januari ini. Vangioni dinilai sebagai transfer yang berpotensi menguntungkan. Pekan ini manajemen Rossoneri telah mendekati pihak River untuk mengajukan penawaran transfer dan berharap dalam waktu dekat bisa duduk satu meja untuk bernegosiasi lebih konkret. Vangioni, 27 tahun, baru saja memperkuat River pada tahun lalu.
Van Basten Ragukan Pengalaman Melatih Inzaghi Bola.net - Filippo Inzaghi saat ini berhasil membawa AC Milan berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A dan baru sekali kalah. Namun striker legendaris Rossoneri, Marco van Basten menyiratkan keraguan pada diri Inzaghi. Mengambil contoh dari Clarence Seedorf yang tak mampu mengangkat prestasi Milan, van Basten menilai Inzaghi kurang pengalaman. Bagi mantan striker Belanda itu, pengalaman adalah hal penting untuk menangani tim sebesar Milan. "Saat Seedorf memulai pekerjaannya di Milan, saya rasa ia akan mengalami kesulitan. Milan adalah klub besar dan anda harus memiliki sedikit pengalaman. "Anda tak bisa menyimpulkan bahwa pemain hebat akan menjadi pelatih hebat juga. Keduanya memiliki ilmu yang berbeda. Dan hal yang sama juga saya rasakan pada Inzaghi." ungkap van Basten pada Sky Sport Italia. Van Basten sendiri baru saja mundur dari jabatan manajer AZ Alkmaar karena alasan kesehatan. Membela Milan pada 1983 hingga 1995, ia telah memberikan banyak gelar bergengsi. Di antaranya adalah empat scudetto dan dua gelar Champions.
Bola.net - Pelatih anyar Schalke, Roberto Di Matteo, dikabarkan ingin bereuni dengan mantan anak asuhnya di Chelsea dahulu, Fernando Torres. Di Matteo menangani The Blues pada tahun 2012 lalu. Namun pada bulan November tahun 2013 ia dipecat dari klub tersebut. Dalam kurun waktu tersebut, ia sempat mengasuh Torres dan juga membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions. Pria asal Italia itu kini diangkat menjadi pelatih baru Schalke, menggantikan Jens Keller. Menurut surat kabar asal Jerman, Bild, Ia pun bertekad untuk menambah kekuatan lini depan timnya dengan mendatangkan Torres ke Veltins Arena bulan Januari mendatang. Torres sendiri baru datang ke Milan di awal musim ini dengan status pinjaman selama dua musim. Namun hingga saat ini ia masih belum menunjukkan tajinya. Jika ia masih tetap mandul, bisa saja Rossoneri tertarik untuk melepasnya ke Schalke.
Galliani: Berlusconi Puas Dengan Performa Milan Bola.net - Adriano Galliani membeberkan bahwa bosnya, yakni Silvio Berlusconi, merasa puas dengan performa yang ditunjukkan AC Milan musim ini, terutama setelah menang kontra Hellas Verona. Rossoneri sempat melakoni start yang apik bersama di Serie A, sebelum menuai hasil tak maksimal di tiga laga, termasuk saat dikalahkan Juventus. Namun, kini mereka sudah kembali bangkit dan menuai dua kemenangan di dua laga terakhirnya, yakni lawan Chievo (menang 2-0) dan Hellas Verona (menang 1-3). Menurut Galliani hasil positif itu direspon dengan baik oleh owner Milan, Silvio Berlusconi. "Apakah Berlusconi puas? Tentu saja. Dia sangat puas dengan laga itu (lawan Verona) dan grup ini," ungkap Galliani seperti dilansir Football Italia. Ia menambahkan bahwa Berlusconi juga dekat dengan pelatih Milan, Filippo Inzaghi. Dikatakannya, faktor itu juga mendukung kesuksesan Rossoneri saat ini. "Kemarin dia menelpon Pippo 10 menit jelang laga dimulai untuk mendoakannya yang terbaik. Kedekatannya dengan sang Presiden adalah salah satu elemen fundamental Milan dalam periode ini. Dan komentarnya terhadap tim? Ada kohesi yang hebat di antara semua orang. Formasi timnya juga dibagikan pada Presiden," pungkasnya.
Galliani Girang Lihat Moncernya Honda Bola.net - Adriano Galliani, CEO AC Milan, mengaku sangat senang melihat Keisuke Honda tampil impresif bagi Rossoneri. Honda tampil memikat musim ini. Hal tersebut tak lepas dari modifikasi posisi yang dilakukan Filippo Inzaghi padanya. Pemain asal Jepang itu ia tempatkan sebagai winger kanan. Honda yang semula beroperasi di lini tengah ternyata bisa tampil jauh lebih prima di posisi anyarnya. Ia bahkan bisa menyumbangkan banyak gol. Sejauh ini, enam gol sudah ia cetak di Serie A. Galliani pun girang dengan performa pemain 28 tahun tersebut. "Dia selalu merupakan seorang pemain yang hebat. Ketika dia datang Januari lalu dia tidak sempat melakukan persiapan. Dia harus menyesuaikan diri di negara baru. Bahkan seorang Michel Platini yang hebat pun butuh waktu untuk bisa menjadi pemain yang hebat. Namun tanpa membandingkan Honda dengan Platini, saya ingin mengatakan bahwa pemain-pemain asing kadang-kadang butuh menyesuaikan diri," beber Galliani seperti dilansir Football Italia. "Dia sedang menjalani musim yang hebat. Dia telah mencetak enam gol tanpa penalti dan dia bahkan juga bisa mencetak gol di ajang Trofeo Tim dan laga persahabatan lawan Valencia. Dia berada dalam perfoma mencetak gol yang impresif," sambungnya.

Rabu, 22 Oktober 2014

Stephan El Shaarawy Akui Belum Temukan Bentuk Terbaik Sang penyerang memberikan assist untuk gol Honda melawan Verona, tapi dia merasa penampilannya masih di bawah standar. Stephan El Shaarawy mengaku ‘marah’ dengan penampilannya dalam kemenangan 3-1 atas Verona akhir pekan kemarin. Striker AC Milan memberikan assist untuk gol pertama Keisuke Honda, yang mencetak brace untuk mengunci kemenangan di Stadio Marc’Antonio Bentegodi. Namun, El Shaarawy merasa dia seharusnya bisa melakukan lebih baik di pertandingan dan mengaku kecewa dengan penampilannya ketika meninggalkan lapangan untuk digantikan Giacomo Bonaventura di menit ke-77. “Saya melakukan apa yang diminta pelatih kepada saya: ketika [Michael] Essien mengumpan, saya harus mendekat ke Sulley [Muntari],” tutur El Shaarawy. “Saya seharusnya bisa lebih baik. Saya marah karena seharusnya lebih baik, tapi hal terpenting adalah tiga poin. “Ketika Anda tidak bermain, wajar Anda marah, semua orang ingin main. Tapi yang paling penting adalah kemenangan.” Meski menuturkan kekecewaan personal, El Shaarawy mengaku memiliki rapor bagus dengan Filippo Inzaghi. “Inzaghi dan saya memiliki hubungan baik. Dia memiliki kepercayaan terhadap saya dan saya berusaha membar itu setiap hari dan ketika dipanggil.”
ROFIL: Ruben Neves, Remaja FC Porto Penyita Perhatian Banyak Klub Top Eropa Pemain yang berusia 17 tahun ini diinginkan Liverpool, Juventus, dan AC Milan. Sebesar apa potensi yang dimilikinya? Spanduk kecil bertuliskan "Ruben Neves" muncul menyeruak dari tribun penonton di Estadio da Capital do Movel, Pacos de Ferreira, Selasa (14/10) pekan lalu. Pada hari itu, ada semacam perayaan kecil menyambut idola mereka yang memulai debut untuk timnas Portugal U-21. Pertandingannya tidak main-main. Pertandingan leg kedua play-off memperebutkan tiket putaran final Kejuaraan Eropa tahun depan. Lawannya, Belanda U-21 yang bertekad membalas kekalahan 2-0 pada leg pertama. Sang idola baru mencetak gol kedua timnya dan Portugal menang 5-4 sore itu. Pendukung tuan rumah pun bergembira. Di antara mereka, terselip sejumlah pemantau bakat yang barangkali pula tersenyum puas atas hasil pengamatan mereka di atas lapangan. Salah satu obyek para pemantau bakat itu adalah pemain bernama lengkap Ruben Diogo da Silva Neves, remaja 17 tahun yang bermain untuk FC Porto. Dengan usianya yang masih belia, Neves dipuji sebagai gelandang yang mampu mengombinasikan skill dan intensitas tingkat tinggi. Tipe gelandang yang bisa muncul di setiap jengkal lapangan, baik dalam bertahan maupun mendistribusikan bola dengan akurat. Tendangan jarak jauhnya pun mematikan. Tipe permainannya disetarakan dengan Daniele De Rossi, Javier Mascherano, hingga Sergio Busquets. "Untuk pemain dengan usia 17 tahun, dia memberikan umpan dengan cara yang spektakuler, bermain sangat baik, dan agresif. Dia pemain bagus. Dengan sedikit perbedaan, dia mirip Sergio Busquets," tukas striker Cristian Tello yang dipinjamkan Barcelona ke Porto musim ini. Neves sudah menjadi bintang di tim junior Porto dan sudah pula dipertimbangkan dimainkan di tim B musim lalu. Saat pramusim, pelatih Julen Lopetegui memberinya kesempatan bermain dalam uji coba lawan Saint-Etienne. Neves menjawabnya dengan bermain baik. Neves dirasa tak perlu melewati jenjang tim pelapis. Kesempatan dari skuat utama diberikan lagi pada 15 Agustus. Pada pertandingan liga melawan Maritimo yang menjadi debutnya di level senior, eks kapten timnas Portugal U-17 ini mengemas sebuah gol. Total di musim perdananya ini Neves sudah tampil sepuluh kali, termasuk tiga penampilan di ajang Liga Champions. "Ruben baru 17 tahun, tapi sudah menunjukkan kematangan yang luar biasa. Kami senang memilikinya," tegas Lopetegui. Ucapan yang mewakili aspirasi seluruh publik Dos Dragoes. Dengan melakukan debut senior itu, Neves menjadi pemain muda Portugal pertama dari angkatan kelahiran 1997 yang mampu tampil di kancah tertinggi sepakbola negaranya. Rekor lain yang dicetaknya adalah menjadi pemain termuda di jajaran tim inti yang pernah diturunkan Porto dalam pertandingan kompetitif. Dengan mencetak gol, Neves juga sukses mematahkan rekor Fernando Gomes sebagai pencetak gol termuda Porto. Laman resmi FIFA tak segan menyebutnya "Anak Emas Porto". "Debut impian. Bukan cuma karena saya mencetak gol, tapi lebih dari itu adalah kami meraih kemenangan," ujar Neves usai debut cemerlangnya. "Buat saya, tim selalu menjadi yang utama dan tanpa bantuan rekan-rekan saya tak berarti. Sungguh sebuah hadiah yang sangat penting bagi saya untuk memulai karier yang saya harap berjalan sukses." Karier Neves di level internasional juga melejit dengan cepat. Neves menjadi andalan mulai dari tim U-15, U-16, hingga mengapteni tim U-17. Neves terbilang sukses di Kejuaraan Eropa U-17 tahun ini dengan membawa Portugal ke semi-final sebelum dikalahkan Inggris. Reputasi individual diraihnya dengan dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh pemain paling berbakat dalam kejuaraan oleh panelis teknik UEFA. Kemudian, seperti diceritakan di awal, Neves langsung dipercaya memperkuat tim U-21. Dia kini dapat menepuk dada dengan bangga telah memberi andil dalam meloloskan Portugal U-21 ke putaran final Kejuaraan Eropa. Keberhasilan itu sekaligus menjaga asa Portugal melangkah ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Oktober ini, media ternama Inggris, The Guardian, memasukkannya ke dalam daftar 40 pemain muda paling menjanjikan di dunia. "Dia pemain cerdas. Dia memiliki kemampuan teknik dan pemahaman terhadap permainan di atas rata-rata," puji pelatih tim junior Porto, Jose Guilherme. Tak ayal, radar Eropa segera mencium bakat baru. Liverpool, AC Milan, dan Juventus berminat merekrutnya. Belum lagi ketertarikan dari sejumlah klub top Spanyol yang turut memantau perkembangan Neves. Milan telah mengirimkan "mata-mata" untuk mengintai kemampuan Neves pada play-off Kejuaraan Eropa. Liverpool barangkali lebih serius lagi. Disebutkan Pool telah mengamati Neves dalam tiga kesempatan terpisah mulai Agustus lalu. Semuanya berujung laporan memuaskan ke meja Brendan Rodgers. Namun, tidak mudah merebut Neves. Medio Oktober ini, Porto mengamankan servis Neves hingga 2017. Di dalam kontrak juga disertakan klausul penjualan sebesar €40 juta. Ikatan banderol untuk seorang pemain berusia 17 tahun itu sudah membuktikan betapa besarnya potensi yang tersimpan pada diri sang pemain. "Saya tak keberatan," ujar Neves saat ditanyakan minat klub-klub besar terhadap dirinya. "Tapi saya harus tetap tenang dan hidup seperti biasa dari hari ke hari. Terbang terlalu tinggi, jatuhnya akan sakit." "Saya terikat kontrak dengan Porto dan saya sangat bahagia. Semua orang tahu." Satu hal yang ada dalam pikiran Neves saat ini adalah tampil reguler untuk skuat inti Porto. Untuk mencapai tujuan tersebut, pilihan bertahan di tempatnya berada sekarang saat ini merupakan pilihan yang paling masuk akal. Dengan demikian, jam terbang bertambah dan kematangan diraih. Pintu menuju klub besar Eropa pun niscaya bakal terbuka di masa datang. "Saya sudah lama menunggu kesempatan bermain untuk Porto dan sekarang saya ingin menikmatinya," pungkas Neves. Nama lengkap: Ruben Diogo da Silva Neves Tempat, tanggal lahir: Mozelos, 13 Maret 1997 Nomor punggung: 36 Karier: FC Porto, Padroense (pinjaman) Penampilan: 10 laga (7 inti, 560 menit) / 1 gol Kelebihan utama: Agresivitas, kepemimpinan, akurasi umpan, dan tendangan jarak jauh

Selasa, 21 Oktober 2014

Jersey Away Milan musim terbaru 2014-2015 telah resmi melakukan debut nya pada pertandingan Hellas Verona VS Milan kemarin Sudahkah kalian membeli jersey milan original untuk musim terbaru ini ?
Sekencang 2010/11, Milan Juara Serie A? Bola.net - Bisakah AC Milan menjuarai Serie A 2014/15? Peluang untuk itu cukup terbuka. Pasalnya, laju Rossoneri sejauh ini mirip dengan ketika merebut Scudetto terakhirnya musim 2010/11 silam. Hingga giornata 7, pasukan Filippo Inzaghi sudah mengumpulkan 14 angka. Koleksi 14 poin Milan dalam tujuh pekan awal musim ini sama seperti pencapaian mereka saat menyabet titel Serie A ke-18 bersama Massimiliano Allegri. Waktu itu, salah satunya berkat torehan masing-masing 14 gol dari Alexandre Pato, Robinho dan Zlatan Ibrahimovic, Milan tak terhadang. Rossoneri finis dengan keunggulan enam poin atas sang rival sekota Inter Milan. Musim ini, kualitas skuat Milan mungkin masih kalah jika dibandingkan skuat 2010/11 dan masih ada saingan berat bernama Juventus serta AS Roma. Namun, optimisme untuk menatap takhta Italia tetap layak untuk diapungkan.

Senin, 20 Oktober 2014

Setelah kemenangan meyakinkan diraih Milan saat melawan Hellas Verona dengan skor 1-3, berikut ini adalah klasemen sementara Serie A sampai giornata ke 7, AC Milan berada diposisi ke 4, apa pendapat kalian mengenai posisi Milan saat ini ? GAMPANG LAH SCUDETTO MAH HEHE AMMIINN

Minggu, 19 Oktober 2014

Foto: Pippo Inzaghi merayakan gol yang ia cetak untuk Verona (vs Cosenza) di musim 1993-1994

Rabu, 01 Oktober 2014

SEJARAH A.C. MILAN (|||+) 1899

Associazione Calcio Milan (pengucapan bahasa Italia: [assotʃatˈtsjoːne ˈkaltʃo ˈmiːlan] ( simak)), sering disebut sebagai A.C. Milan atau hanya Milan, adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan, Lombardy, yang bermain di Serie A. Mereka bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana putih (kadang-kadang hitam), sehingga dijuluki rossoneri ("merah-hitam"). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Serie A 18 kali dan Piala Italia 5 kali.
Mereka adalah klub paling sukses di dunia sepakbola dalam hal piala internasional bersama dengan Boca Juniors, dengan 18 gelar resmi diakui UEFA dan FIFA.[3] Milan telah memenangkan rekor tiga Piala Interkontinental dan setelah penggantinya, Piala Dunia Antarklub FIFA.[3] Milan juga memenangkan Piala Liga Eropa/Champions tujuh kali.[3] yang kedua setelah Real Madrid.[4] Mereka juga memenangkan rekor Piala Super UEFA lima kali dan Piala Winners UEFA dua kali.[3] Milan memenangkan setiap kompetisi besar di mana ia telah berkompetisi, terkecuali untuk Liga Eropa UEFA (dalam kompetisi ini mereka telah kehilangan dua semifinal pada tahun 1972 dan pada tahun 2002). Secara domestik, dengan 18 gelar liga. Milan adalah gabungan kedua klub paling sukses di Serie A di belakang Juventus (29 gelar), bersama dengan rival lokal Inter.[5] Mereka juga telah memenangkan Coppa Italia lima kali, serta rekor enam kemenangan Supercoppa Italiana.[3]
Klub ini didirikan pada tahun 1899 dengan nama Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Cricket and Football Club) oleh Alfred Edwards dan Herbert Kilpin, seorang ekspatriat Inggris.[6][7] Sebagai penghormatan terhadap asal-usulnya, Milan tetap menggunakan ejaan bahasa Inggris nama kotanya (Milan) daripada menggunakan ejaan bahasa Italia Milano.
Laga kandang Milan dimainkan di San Siro, juga dikenal sebagai Stadion Giuseppe Meazza. Stadion yang bersama dengan Inter, merupakan yang terbesar di sepak bola Italia, dengan total kapasitas 80.018.[8] Inter dianggap rival terbesar mereka, dan pertandingan antara kedua tim disebut Derby della Madonnina, yang merupakan salah satu yang paling diikuti derbi di sepak bola.[9] Pada 2010, Milan adalah ketiga tim yang paling didukung di Italia, dan ketujuh tim yang paling didukung di Eropa, menjelang tim lain Italia.[10]
Pemilik klub adalah mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, dan wakil presiden adalah Adriano Galliani. Klub ini adalah salah satu yang terkaya dan paling berharga di sepak bola Italia dan dunia.[11] Itu adalah anggota pendiri yang kini tidak berfungsi G-14 kelompok klub sepak bola terkemuka Eropa serta penggantinya, Asosiasi Klub Eropa.[12]